HEALING

Matius 14:13-21


Istilah healing mulai populer di Indonesia sejak sekitar tahun 2020-an, terutama setelah pandemi Covid-19. Istilah ini kerap digunakan untuk merujuk pada aktivitas liburan atau bepergian guna melepas kepenatan. Healing dianggap bermanfaat bagi kesehatan mental karena dipercaya dapat membantu memulihkan diri dari stres, kecemasan, dan trauma serta meningkatkan stamina dan daya tahan tubuh.

Dalam perjalanan pelayanan-Nya, Yesus menghadapi berbagai tantangan, seperti penolakan terhadap misi Nya, serta peristiwa pembunuhan Yohanes Pembaptis. Semua itu tidak hanya menguras tenaga, tetapi juga emosi. Oleh karena itu, sangat manusiawi ketika Yesus mengajak para murid-Nya untuk menyingkir ke tempat terpencil guna beristirahat, sejenak melakukan healing. Namun, Yesus yang sudah telanjur dikenal luas tidak dapat menyembunyikan diri. Orang banyak terus mengikuti-Nya. Meskipun lelah dan membutuhkan istirahat, Yesus tetap menerima mereka, bahkan menyembuhkan orang-orang sakit. Ketika para murid ingin orang banyak itu pergi agar mereka dapat mencari makanan, Yesus berkata, “Tidak perlu mereka pergi, kamu harus memberi mereka makan!” Melalui peristiwa ini, Yesus mengajarkan kita untuk tidak selalu mengutamakan kepentingan diri sendiri, melainkan tetap menunjukkan belas kasih kepada mereka yang membutuhkan pertolongan, bahkan ketika kita sedang menikmati waktu istirahat. (Wasiat)

DOA: Ya Bapa Yang Mahapemurah, ajarlah kami untuk melihat seperti mata Yesus yang melihat dengan belas kasih terhadap sesama yang membutuhkan pertolongan. Amin. 

Share this Post